Film Liam dan Laila jadi Pembuktian Nirina Zubir Sebagai Orang Minang
Nirina Zubir boleh saja menguasai 5 bahasa. Namun, saat harus menghafal dialog berbahasa Minang, dirinya mengaku kesulitan. Hal ini terjadi saat dirinya bermain dalam film Liam dan Laila.
Padahal, Nirina Zubir diketahui memiliki darah Minang dari orangtuanya. Saking kesulitannya, Nirina pun mengakui dirinya sempat mengalami kesulitan berdialog di film garapan Mahakarya Pictures itu. Tour Murah
"Pas dikasih bahasa Minang, aku tuh yang sampai keringet dingin. Soalnya cengkoknya. Bahasanya itu juga puitis banget, halus dan punya banyak arti. Jadi, merasa, ya Allah, ke mana aja sih aku nih," ujar Nirina Zubir saat ditemui di pressscreening film Liam dan Laila di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan.
Nirina Zubir pun menyadari banyak tantangan yang dia dapat saat berakting dengan menggunakan logat dan penggunaan bahasa Minang di film garapan sutradara Arief Malinmudo itu
"Nirina bisa kuasai beberapa bahasa asing, tapi never ever bisa bahasa Minang. Kali ini dikasih kesempatan. Ternyata ini jauh lebih susah," ujar perempuan kelahiran Madagaskar, 12 Maret 1980 itu.
Untuk perannya sendiri, Nirina Zubir menghayati sebagai dirinya yang sendiri yang seorang wanita Minang. Setelah selesai menjalani syutingnya, Nirina pun mengaku lega karena bisa berakting dengan baik.
"Happy (berperan Laila) karena aku lebih banyak lihat diri sendiri, kayak lupa it's actually me, karena jadi Laila banget yang kalem, berbahasa Minangnya fasih banget, nggak pernah nyangka bisa se-Padang itu," ujar Nirina Zubir.
"Mudah-mudahan cukup mewakili wanita minang dengan logatnya, cara berpakaiannya, tutur katanya dan cara menghadapi masalah," imbuh Nirina Zubir.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar